

{"id":502,"date":"2021-05-05T11:23:57","date_gmt":"2021-05-05T11:23:57","guid":{"rendered":"https:\/\/sumberrahayusid.slemankab.go.id\/first\/artikel\/92"},"modified":"2021-05-05T11:23:57","modified_gmt":"2021-05-05T11:23:57","slug":"kebijakan-keuangan-kalurahan-sumberrahayu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sumberrahayusid.slemankab.go.id\/home\/2021\/05\/05\/kebijakan-keuangan-kalurahan-sumberrahayu\/","title":{"rendered":"Kebijakan Keuangan Kalurahan Sumberrahayu"},"content":{"rendered":"<p><strong>ARAH KEBIJAKAN KEUANGAN KALURAHAN<\/strong><\/p>\n<p>Keuangan Kalurahan adalah semua hak dan kewajiban dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan Kalurahan yang dapat dinilai dengan uang termasuk didalamnya segala bentuk kekayaan yang berhubungan dengan hak dan kewajiban Kalurahan tersebut. Penyelenggaraan fungsi pemerintahan Kalurahan akan terlaksana secara optimal apabila penyelenggaraan pemerintahan tersebut diikuti dengan penerimaan sumber-sumber pendapatan Kalurahan yang cukup dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan.<\/p>\n<p>Analisis pengelolaan keuangan Kalurahan pada dasarnya dimaksudkan untuk menghasilkan gambaran tentang kapasitas atau kemampuan keuangan Kalurahan dalam mendanai penyelenggaraan pembangunan Kalurahan. Mengingat bahwa pengelolaan keuangan Kalurahan diwujudkan dalam suatu APBKalurahan dan laporan keuangan Kalurahan sekurang-kurangnya 6 tahun sebelumnya, dimana dalam dokumen ini adalah tahun 2015 &#8211; 2020<\/p>\n<p>Hubungan antara dokumen perencanaan strategis dengan anggaran, dapat dilihat dalam gambar berikut :<\/p>\n<p>Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan (APBKal) merupakan rencana pengelolaan keuangan tahunan Pemerintah Kalurahan yang disetujui oleh Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPK) dalam Peraturan Kalurahan. Dalam hubungannya dengan RPJM-Kalurahan, APBKalurahan merupakan komitmen penyelenggara pemerintah Kalurahan untuk mendanai strategi pembangunan pada satuan program dan kegiatan selama kurun waktu 6 tahun.<\/p>\n<p>Arah kebijakan keuangan Kalurahan yang diambil oleh Kalurahan Sumberrahayu mengandung makna :<\/p>\n<ol>\n<li>Arah belanja APBKalurahan Sumberrahayu digunakan sepenuhnya untuk mendukung kebijakan dan prioritas strategis jangka menengah 6 tahunan;<\/li>\n<li>Untuk menjamin ketersediaan dana maka kebijakan pendapatan Kalurahan diarahkan untuk mendapatkan berbagai sumber pendapatan yang substansial dan dengan jumlah yang memadai.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Mengingat kebijakan masing-masing komponen APBKalurahan berbeda, maka kebijakan keuangan Kalurahan juga dirinci pada masing-masing komponen tersebut, meliputi kebijakan Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan.<\/p>\n<p>hubungan antara proses perencanaan kegiatan dengan keuangan Kalurahan. Satuan terkecil dari perencanaan strategis adalah program dan kegiatan. Melalui analisis belanja, standar pelayanan, dan standar harga atas komponen belanja tiap kegiatan dapat dihitung kebutuhan belanja. Dengan demikian, arah kebijakan belanja Kalurahan Sumberrahayu pada prinsipnya adalah agar belanja dapat mendukung kebutuhan dana seluruh kegiatan, sehingga belanja yang tidak strategis dan tidak mempunyai nilai tambah dapat diminimalisir.<\/p>\n<p>Pada tahap berikutnya, untuk menutup semua kebutuhan belanja, APBKalurahan harus mengoptimalkan sumber-sumber pendapatannya. Semua potensi pendapatan semaksimal mungkin digali agar mampu menutup seluruh kebutuhan belanja. Kebijakan pendapatan diarahkan agar sumber-sumber pendapatan yang mendukung APBKalurahan selama ini diidentifikasi dengan baik, ditingkatkan penerimaannya <em>(intensifikasi)<\/em>, dan diupayakan sumber-sumber baru <em>(ekstensifikasi)<\/em> oleh Pemerintah Kalurahan Sumberrahayu.<\/p>\n<p>Mengingat bahwa komponen APBKalurahan menggunakan struktur surplus\/defisit, maka selisih antara pendapatan dan belanja dihitung sebagai surplus\/defisit dan dialokasikan ke pembiayaan. Dalam hal APBKalurahan mengalami defisit, maka kebijakan pembiayaan mengupayakan sumber pemasukan kas untuk menutup defisit tersebut (penerimaan pembiayaan). Sebaliknya, apabila APBKalurahan mengalami sisa lebih, maka atas surplus tersebut akan dialokasikan dalam pengeluaran pembiayaan pada pos-pos pembiayaan yang diperkenankan dalam peraturan perundang-undangan<\/p>\n<p>Sebagaimana yang tercamtum dalam Peraturan Bupati Sleman Nomor 31 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Kalurahan tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Kalurahan yang antara lain menyebutkan bahwa pengelolaan keuangan Kalurahan harus dikelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan keadilan, kepatutan dan manfaat untuk masyarakat, maka semua penerimaan dan pengeluaran keuangan Kalurahan dalam tahun anggaran yang bersangkutan harus dimasukkan dalam APBKalurahan, dan selanjutnya APBKalurahan tersebut dijadikan dasar bagi pemerintah Kalurahan dalam pengelolaan penerimaan dan pengeluaran Kalurahan yang disusun sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan serta kemampuan keuangan Kalurahan, oleh karena itu prinsip pengelolaan ini akan tercermin pada proses penyusunan anggaran Kalurahan, struktur pendapatan dan struktur belanja Kalurahan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>3.1<\/strong>&nbsp; <strong>Kinerja Keuangan Kalurahan Tahun 201<\/strong><strong>5 -2020<\/strong><\/p>\n<p>Pendapatan Asli Kalurahan (PAKalurahan) Kalurahan Sumberrahayu selama tahun 2015- 2020 menunjukkan angka perkembangan yang cenderung meningkat dari<\/p>\n<p>Gambaran perkembangan struktur pendapatan Kalurahan dapat dilihat pada tabel di bawah ini:<\/p>\n<ol>\n<li>Pendapatan<\/li>\n<\/ol>\n<table class=\"table table-striped\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<p>No<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>Tahun<\/p>\n<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">\n<p>2015<\/p>\n<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">\n<p>2016<\/p>\n<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">\n<p>2017<\/p>\n<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">\n<p>2018<\/p>\n<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">\n<p>2019<\/p>\n<\/td>\n<td style=\"text-align: center\">\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>2020<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>1.1<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>PAD<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>1.2<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>Bagi Hasil<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>1.3<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>Ban Prov &amp; Pusat<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>1.4<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>APBD Kab &amp; Prov<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>1.5<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>Pendapatan Lain<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p><strong>JUMLAH PENERIMAAN<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kontribusi nyata pada pembentukan Pendapatan Kalurahan secara keseluruhan selama tahun 2014-2018 dari tahun ke tahun cenderung mengalami kenaikan, meskipun pada tahun 2017 sempat mengalami penurunan. Pada tahun 2014 Pendapatan Kalurahan secara keseluruhan mengalami kenaikan dengan pertumbuhan sebesar 15,57%, selanjutnya terjadi peningkatan di tahun 2016 sebesar 26,25%, meskipun di tahun 2017 terjadi penurunan namun di tahun 2018 terjadi kenaikan sebesar 66,03%.<\/p>\n<p>Pada sisi Belanja Kalurahan Sumberrahayu, nampak bahwa perkembangan Belanja Tidak Langsung cenderung lebih cepat dibanding laju perkembangan laju perkembangan Belanja Langsung. Selama kurun waktu 2014-2018, pertumbuhan Belanja Tidak langsung Kalurahan Sumberrahayu meningkat. Pada sisi lain perkembangan Belanja Langsung selama kurun waktu yang sama sempat mengalami penurunan pada tahun 2015 seiring terjadinya penyesuaian pos-pos belanja pada struktur belanja Kalurahan<\/p>\n<p>Rincian perkembangan Belanja Kalurahan Sumberrahayu pada tahun 2014-2018 adalah sebagaimana tertera dalam tabel berikut :<\/p>\n<p>Realisasi Belanja Kalurahan Sumberrahayu tahun<\/p>\n<p>2014 &#8211; 2018 1. Belanja Langsung<\/p>\n<table class=\"table table-striped\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<p>No<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>Tahun<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>2014<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>2015<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>2016<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>2017<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>2018<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>1.1<\/p>\n<\/td>\n<td colspan=\"2\">\n<p>Besar Anggaran<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>951.759.500<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>829.734.000<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>1.189.752.873<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>1.166.667.200<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>2.849.724.715<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>2.<\/p>\n<\/td>\n<td colspan=\"2\">\n<p>Belanja Tidak Langsung<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>No<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>Tahun<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>2014<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>2015<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>2016<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>2017<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>2018<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>1.1<\/p>\n<\/td>\n<td colspan=\"2\">\n<p>Besarnya Anggaran<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>973.745.556<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>1.230.096.085<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>1.691.480.665<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>1.317.885.000<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>1.355.182.548<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>3.<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>Pembiayaan<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>No<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>Tahun<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>2014<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>2015<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>2016<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>2017<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>2018<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>1.1<\/p>\n<\/td>\n<td colspan=\"2\">\n<p>Besarnya Anggaran<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>26.120.056<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>38.043.085<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>50.960.665<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>51.558.200<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>60.239.499<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><em>Sumber Data : Bendahara Pengeluaran Kalurahan Sumberrahayu Tahun Anggaran 2014-2018<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>3.2&nbsp; Kebijakan Pengelolaan Keuangan <\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>3.2.1&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Arah Kebijakan Pendapatan Kalurahan Tahun 2021-2021<\/strong><\/p>\n<p>Pengelolaan Pendapatan Kalurahan Sumberrahayu tahun 2021-2026 diarahkan pada sumber-sumber pendapatan yang selama ini telah menjadi sumber penghasilan kas Kalurahan dengan tetap mengupayakan sumber-sumber pendapatan yang baru. Sumber-sumber pendapatan Kalurahan meliputi Pendapatan Asli Kalurahan, Bagi Hasil Pajak Daerah, Dana Perimbangan atau Alokasi Dana Kalurahan (ADD), Bantuan Pemerintah Pusat \/ Pemerintah Provinsi \/ Pemerintah Kabupaten, Hibah, pendapatan lain dan Sumbangan Pihak Ketiga.<\/p>\n<p>Sumber pendapatan Kalurahan yang berasal dari Pendapatan Asli Kalurahan terdiri dari Hasil Usaha Milik Kalurahan, Hasil kekayaan Kalurahan, Pendapatan Asli Kalurahan yang sah dan Pendapatan lain yang sah.<\/p>\n<p>Untuk mendukung pembelanjaan Kalurahan dalam rangka pelaksanaan program dan kegiatan strategis berbagai upaya dilakukan untuk mendapatkan sumber-sumber pendapatan baru. Upaya-upaya yang dilakukan meliputi intensifikasi dan ekstensifikasi terhadap penerimaan pendapatan Kalurahan yaitu Upaya Intensifikasi dilakukan dengan cara pembayaran lelang\/sewa tanah kas Kalurahan secara tunai. Sedangkan upaya ekstensifikasi dilakukan dengan mencari sumber-sumber pendapatan baru atau obyek pendapatan baru.<\/p>\n<p><strong>3.2.2<\/strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Arah Pengelolaan Belanja Kalurahan Tahun 2021-2026<\/strong><\/p>\n<p>Suatu arah pengelolaan belanja Kalurahan dimaksudkan untuk menjamin agar seluruh kegiatan startegis dapat dibiayai oleh APBKalurahan. Belanja Kalurahan dilakukan seefektif mungkin membiayai urusan penyelenggaraan pemerintahan dan prioritas pembangunan yang dialokasikan sesuai dengan formulasi dalam program dan kegiatan. Belanja Kalurahan diklasifikasikan menjadi belanja langsung dan belanja tidak langsung.<\/p>\n<p><strong>3.2.3<\/strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Arah Pembiayaan Tahun 2021-2026<\/strong><\/p>\n<p>Pembiayaan adalah seluruh transaksi keuangan pemerintah, baik penerimaan maupun pengeluaran, yang perlu dibayar atau diterima kembali, yang dalam penganggaran pemerintah dimaksudkan untuk menutup defisit dan atau memanfaatkan surplus anggaran. Penerimaan pembiayaan anatar lain berasal dari sisa lebih perhitungan tahun sebelumnya, penjualan kekayaan Kalurahan dan pinjaman,<\/p>\n<p>sedangkan pengeluaran pembiayaan digunakan untuk penyertaan modal Kalurahan, pembentukan dana cadangan dan pembayaran pinjaman.<\/p>\n<p><strong>3.3<\/strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Kerangka Pendanaan Tahun 2021-2026<\/strong><\/p>\n<p>Keuangan Kalurahan dalam bentuk PAKalurahan menjadi sangat strategis dan menjadi isu sentral tersendiri apalagi kondisi kapasitas dan rasionalitas APBKalurahan Sumberrahayu dibandingkan jumlah penduduk dan tugas-tugas pemerintah Kalurahan masih sangat kecil.<\/p>\n<p><strong>3.3.1<\/strong> <strong>Arah Kebijakan Pendapatan<\/strong><\/p>\n<p>Difokuskan pada upaya penggalian PAKalurahan walaupun tetap dengan penuh kehatian-hatian agar tidak menimbulkan ekonomi biaya tinggi dan membebani UMKM dan masyarakat secara berlebihan. Selain itu perlu dilakukan upaya peningkatan optimalisasi dana perimbangan termasuk bagi hasil dan bantuan pemerintah serta tidak kalah pentingnya adalah mengembangkan sumber pendapatan dari sumber pendapatan lain-lain yang sah termasuk hibah dan sumbangan pihak ketiga.<\/p>\n<p>Tahap perencanaan pendapatan menjadi sangat penting karena anggaran yang tidak efektif dan tidak berorientasi pada kinerja dan dapat menggagalkan perencanaan yang sudah disusun. Oleh karena itu pengelolaan pendapatan Kalurahan harus dilakukan secara cermat, tetap dan penuh kehati-hatian.<\/p>\n<p>Pemerintah Kalurahan dituntut untuk mampu menciptakan suatu perangkat yang bukan hanya mampu menjamin seluruh pendapatan Kalurahan dapat terkumpul dan diterima dalam kas Kalurahan tetapi mampu merumuskan kebijakan anggaran pendapatan Kalurahan mulai dari perencanaan. Perencanaan pendapatan Kalurahan merupakan proses yang paling krusial dalam penentuan besarnya alokasi anggaran yang akan dimanfaatkan untuk membiayai program kegiatan.<\/p>\n<p>Oleh karenanya Pemerintah Kalurahan Sumberrahayu senantiasa berupaya memaksimalkan potensi yang ada disamping terus menggali potensi yang selama ini belum tersentuh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>3.3.2<\/strong> <strong>Arah Kebijakan Belanja<\/strong><\/p>\n<p>Difokuskan pada belanja untuk membiayai urusan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan serta pemberian stimulan maupun motivasi pengembangan serta bantuan kepada lembaga kemasyarakatan di Kalurahan yang sinergi dengan program-program pembangunan yang berdampak signifikan terhadap pencapaian visi, misi dan kebijakan pembangunan Kalurahan.<\/p>\n<p>Pemerintah Kalurahan Sumberrahayu berupaya menetapkan target capaian dan mengupayakan agar belanja modal mendapat porsi yang lebih besar dari belanja pegawai atau belanja barang dan jasa.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>3.3.3<\/strong>&nbsp;&nbsp; <strong>Arah Kebijakan Pembiayaan<\/strong><\/p>\n<p>Pembiayaan Kalurahan dipersiapkan untuk menganggarkan setiap penerimaan yang perlu dibayar kembali dan\/atau pengeluaran yang akan diterima kembali, baik pada tahun anggaran yang bersangkutan maupun pada tahun-tahun anggaran berikutnya. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Kalurahan dan Peraturan Peratutan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tetang Pedoman Pembanguan Kalurahan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 2094);Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2016 tentang Kewenagan Kalurahan Keuangan Kalurahan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1037;Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keungan Kalurahan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 611) menyebutkan bahwa pengelolaan dan\/atau pelaksanaan pembiayaan Kalurahan dilakukan oleh pejabat pengelola keuangan Kalurahan (PPKD).<\/p>\n<p>Secara umum Pemerintah Kalurahan pada waktu penyusunan APBKalurahan akan menganut prinsip &ldquo;prakiraan maju&rdquo; yaitu perhitungan kebutuhan dana untuk tahun anggaran berikutnya dibuat lebih besar daripada tahun berjalan agar kesinambungan program dapat lebih terjamin pelaksanaannya.<\/p>\n<p>Adapun perkiraan pendapatan, belanja dan pembiayaan untuk 6 tahun ke depan diproyeksikan sebagaimana tabel berikut :<\/p>\n<p>Gambaran pengelolaan keuangan&nbsp; dimaksudkan untuk menjelaskan kinerja pengelolaan keuangan di masa lalu, perilaku data dan informasi pertanggungjawaban keuangan kalurahan, dan bagaimana proyeksi ketersediaan dana pembangunan pada masa 5 (lima) tahun mendatang. Analisis pengelolaan keuangan kalurahan pada dasarnya dimaksudkan untuk menghasilkan gambaran tentang kapasitas atau kemampuan keuangan kalurahan dalam mendanai penyelenggaraan pembangunan kalurahan. Mengingat bahwa pengelolaan keuangan kalurahan diwujudkan dalam suatu APBKAL maka analisis pengelolaan keuangan kalurahan dilakukan terhadap APBKAL dan laporan keuangan kalurahan pada umumnya. Untuk itu, dibutuhkan realisasi kinerja keuangan kalurahan sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>Dasar yuridis pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Sleman mengacu pada batasan pengelolaan keuangan kalurahan yang tercantum dalam:<\/p>\n<p>Berisikan kebijakan di bidang keuangan Kalurahan yang meliputi kebijakan pengelolaan pendapatan Kalurahan, kebijakan belanja Kalurahan, dan kebijakan pembiayaan Kalurahan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ARAH KEBIJAKAN KEUANGAN KALURAHAN Keuangan Kalurahan adalah semua hak dan kewajiban dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan Kalurahan yang dapat dinilai dengan uang termasuk didalamnya segala bentuk kekayaan yang berhubungan dengan hak dan kewajiban Kalurahan tersebut. Penyelenggaraan fungsi pemerintahan Kalurahan akan terlaksana secara optimal apabila penyelenggaraan pemerintahan tersebut diikuti dengan penerimaan sumber-sumber pendapatan Kalurahan yang cukup dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":505,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-502","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sumberrahayusid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/502","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sumberrahayusid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sumberrahayusid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberrahayusid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberrahayusid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=502"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sumberrahayusid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/502\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberrahayusid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/505"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sumberrahayusid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=502"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberrahayusid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=502"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberrahayusid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=502"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}